THE ONLY WAY
To Do Great Work
Is To Love, What You Do.
Home » » 14.600 Tahun Lalu, Air Laut Naik Setinggi 14 Meter

14.600 Tahun Lalu, Air Laut Naik Setinggi 14 Meter

Written By Unknown on 10 Apr 2012 | 23.57



Peneliti dari Marseille University dan Oxford University menemukan fakta baru bahwa 14.600 tahun yang lalu lapisan es runtuh dan mengakibatkan permukaan air laut naik setinggi 14 meter. Bukti-bukti terjadinya peristiwa yang disebut dengan boiling warming ini terlihat dari terumbu karang yang ada di Tahiti.
Sebelumnya ada penelitian yang mencari tahu tentang kebenaran peristiwa ini, namun baru sekarang ditemukan angka pasti tentang waktu terjadinya boiling warming.
"Penemuan ini memberikan gambaran tentang peningkatan air laut yang sangat cepat atau banjir besar kuno. Saat itu, air laut meningkat lebih cepat 10 kali lipat dibandingkan sekarang," jelas Alex Thomas dari Oxford University.
Tim peneliti menggunakan pengukuran berdasarkan karang di Tahiti selama 350 tahun. Ada kemungkinan boiling warming terjadi lebih cepat daripada angka tersebut, namun air tidak terdistribusikan secara merata. Thomas mengatakan bahwa karang Tahiti sangat kompeten digunakan sebagai sampel karena Tahiti jauh dari lapisan es dan karang di sana dapat menunjukkan tingginya permukaan air laut dalam kondisi yang stabil.
Penyebab utama terjadinya boiling warming masih menjadi perdebatan, namun teori yang ada sekarang menyebutkan bahwa sirkulasi laut berubah dengan cepat dan memindahkan panas ke wilayah utara. Bukti terkini yang menyebabkan peningkatan air laut sekarang ini adalah mencairnya es di Antartika. Walaupun begitu, masih muncul pertanyaan bagi para peneliti, apakah peningkatan air laut adalah hasil dari pemanasan global atau ikut membantu pemanasan global.
(Arief Sujatmoko. Sumber: Sciencedaily)
SHARE

About Unknown

2 komentar :

  1. Info berguna, thank u buat artikel ini! -Rudyanto Lay

    BalasHapus
    Balasan
    1. terimakasih....
      jangan lupa mampir lagi ya !!
      and jangan lupa tinggalin kritik dan saran yang membangun.

      Hapus