13 Jul 2012

TEMPAT TERDINGIN DI DUNIA


Setengah belahan bumi sedang memasuki musim dingin. Tapi perlu diketahui ada pula tempat-tempat yang senantiasa berada pada kondisi dingin. Tempat inilah tempat-tempat bersuhu paling dingin di permukaan bumi.

Berikut ini merupakan tempat-tempat di bumi dengan titik temperatur terendah.

International Falls, Minnesota, Amerika Serikat (-40 derajat Celcius)
International Falls memang boleh dikatakan layak menyandang predikat tempat terdingin dengan suhu rata-rata paling rendah di seluruh benua Amerika, bahkan di dunia.

Stanley, Idaho, Amerika Serikat (-47 derajat Celcius)
Stanley adalah sebuah kota di negara bagian Idaho, sekitar 200 km dari timur Boise. Ia memiliki rekor hari-hari dingin terbanyak sepanjang 1995 hingga 2005 lalu, menurut laporan BBC. Kota ini dikelilingi oleh pegunungan-pegunungan yang merupakan bagian dari barisan Pegunungan Rocky, dengan ketinggian puncak mencapai 10000 kaki.

Prospect Creek, Alaska, Amerika Serikat (-61,2 derajat Celcius)
Prospect Creek terletak di sebelah utara Fairbanks, Alaska dalam jarak kurang lebih 290 km. Mulanya adalah tempat bermukim bagi 27.000 orang proyek pembangunan jalur pipa. Namun sejak jalur pipa itu selesai pada tahun 1977, Prospect Creek mulai sepi. Kini hanya tertinggal sedikit sekali aktivitas di area itu.

Snag, Yukon Territory, Kanada (-63,9 derajat Celcius)
Desa yang berlokasi di sebuah lembah di White River ini memegang rekor tempat bersuhu terdingin di Amerika Utara. Berdasarkan Alaska Science Forum, para ahli meterologi yang bekerja di sana kerap kesulitan menentukan temperatur yang tepat.

Yakutsk, Siberia (-64,4 derajat Celcius)
Yakutsk adalah salah satu kota tertua di Siberia yang juga ibu kota Republik Sakha--seringkali disebut Republik Yakutia. Kota ini berada di tepi barat Lena River, di bagian tengah Rusia.

Verkhoyansk, Siberia (-69,8 derajat Celcius)
Masih berada di wilayah Siberia, dekat lingkaran Arktik. Kota ini adalah tempat pengasingan politik sampai 1917. Verkhoyansk pun tercatat mengalami musim-musim dingin terburuk di sepanjang masa.

Oymyakon, Siberia (-71,2 derajat Celcius)
Dengan lebih dari 210.000 penduduk, Desa Oymyakon menjadi tempat terdingin di bumi yang memiliki penduduk tetap. Oymyakon bersama Yakutsk dan Verkhoyansk berada di satu daerah. Daerah yang sempat dijuluki "Stalin's Death Ring" pada masa rezim Soviet dahulu.

Vostok, Antartika (-89,2 derajat Celcius)
Berada pada ketinggian 11482 kaki di atas permukaan laut, Vostok resmi pula sebagai salah satu tempat terdingin di pemukaan bumi. Tapi, meski temperaturnya teramat dingin, salju yang turun di sini termasuk sedikit.

Sumber: Our Amazing Planet
Selengkapnya...

11 Jul 2012

JAMUR PENGUBAH SEMUT MENJADI ZOMBIE

Peneliti temukan empat spesies jamur baru yang bisa mengubah semut menjadi zombie di Amazon.

Penelitian yang terbit di jurnal PLoS One itu menunjukkan kalau jamur Ophiocordyceps unliateralis bersifat parasit dan dapat hidup di 4 spesies semut (Camponotini sp.) di daerah Zona da Mata, Brazil.

Semut terinfeksi ketika mereka bersentuhan dengan spora yang dilepaskan jamur. Dalam waktu seminggu, semut akan berubah menjadi seperti zombie. "Tingkah laku semut berubah. Mereka menggantung di daun dengan menggigit bagian bawah dedaunan belukar," jelas Profesor David Hughes dari University of Pennsylvannia yang juga pemimpin peneliti.

Hughes juga menjelaskan jamur akan tumbuh di kepala semut dan melepaskan sporanya ke udara. Spora itu jatuh ke tanah atau terbawa hujan sehingga dapat bersentuhan dengan semut lain.

Temuan jamur yang membuat semut jadi zombie ini bukan pertama kali. Pada tahun 2009, Hughes menemukan semut zombie di Indonesia. Semut-semut zombie tersebut tergantung pada daun setinggi 25 cm di atas tanah pada lingkungan dengan kelembapan 95 persen--kondisi yang sempurna bagi jamur untuk tumbuh.

Pada spesies-spesies yang ditemukan di Amazon, Hughes menemui perbedaan ukuran dan bentuk. Dua spesies jamur punya spora kedua yang membuat mereka punya kesempatan lebih banyak untuk menempel pada semut. Jamur-jamur baru ini, menurut Hughes, hanya berefek pada spesies semut tertentu saja.

Para ilmuwan tidak melihat kesempatan untuk membuat pestisida dari jamur ini. "Penelitian menunjukkan kalau jamur ini hanya menyerang spesies tertentu. Kalau hama semut berasal dari banyak spesies, pestisida tersebut tak ada gunanya," kata Steve Shattcuk dari SCIRO Ecosystem Sciences.

Hughes selanjutnya berencana pelajari jamur penyebab zombie di Kolombia, Guyana, Brazil, Peru, Malaysia, Papua, dan Australia. (Sumber: Discovery News)
Selengkapnya...

9 Jul 2012

Mara dan Gelora di Gunung Garang



Hampir sepanjang Juli dan setengah bulan Agustus enam anggota International 2011 K2 North Pillar Expedition hilir mudik naik turun Jalur Utara yang jarang didaki, di puncak tertinggi kedua di dunia.

Esok Pasti Berhasil

Akhirnya datanglah pagi yang membawa asa: Senin, 22 Agustus, Camp IV, 7.950 meter. Badai telah berlalu, salju sudah undur diri, langit membiru tak bermega hingga ke tepian kelam antariksa.

Hampir sepanjang Juli dan setengah bulan Agustus enam anggota International 2011 K2 North Pillar Expedition hilir mudik naik turun Jalur Utara yang jarang didaki, di puncak tertinggi kedua di dunia. Saat itu merekalah satu-satunya yang melaksanakan ekspedisi di K2 sisi China yang terpencil ini, sang raksasa di Pegunungan Karakoram yang menjulang setinggi 8.611 meter di perbatasan China-Pakistan. Mereka mendaki punggungan itu tanpa bantuan oksigen atau pengangkut barang yang teraklimatisasi di tempat tinggi.

Dua pendaki dari Kazakhstan—Maxut Zhumayev, 34, dan Vassiliy Pivtsov, 36—masing-masing melakukan upaya keenam dan ketujuhnya untuk mencapai puncak K2. Dariusz ZaƂuski, videografer Polandia berusia 52 tahun, sudah tiga kali mencoba. Tommy Heinrich, fotografer 49 tahun dari Argentina, pernah dua kali mengikuti ekspedisi K2, tetapi juga gagal mencapai puncak.

Yang paling menyedot perhatian adalah Gerlinde Kaltenbrunner, 40, mantan perawat berambut hitam dari Austria yang melakukan upaya keempatnya mencapai K2. Jika dia berhasil kali ini, dia akan menjadi wanita pertama dalam sejarah yang berhasil mendaki keempat belas puncak dunia yang melebihi 8.000 meter tanpa bantuan oksigen tambahan. Ia memimpin ekspedisi ini bersama suaminya, Ralf Dujmovits, 49, yang sudah mendaki semua puncak 8.000 meter (kecuali satu puncak, semuanya tanpa bantuan oksigen) dan pendaki gunung tinggi paling terpandang di Jerman. Ia berhasil mencapai puncak K2 dari sisi Pakistan dalam upaya pertamanya, pada Juli 1994.

Keenam pendaki perlu 42 hari untuk mendirikan beberapa kamp yang terhubung oleh ribuan meter tali yang terpasang di sepanjang rute. Jalur ini meliputi semua medan, mulai dari es dan batu vertikal hingga lereng dengan salju setinggi dada yang selalu berisiko longsor. Mereka memaksa diri membuka jalan di tengah terpaan salju lebat, mengangkut peralatan, membuang salju dari kamp, memasang tenda, melelehkan es. Berkali-kali mereka meninggalkan kamp di gunung, turun untuk tidur di ketinggian yang lebih rendah di Advanced Base Camp, 4.650 meter, di Gletser Utara K2.
Oleh Chip Brown
Foto oleh Tommy Heinrich

Selengkapnya...

7 Jul 2012

9 tempat paling berpolusi di dunia



Bumi dipenuhi oleh polusi yang disebabkan manusia. Ketika populasi Bumi mendekati 7 miliar, Huffington Posts mencoba mendaftarkan kota-kota paling berpolusi di seluruh dunia. Dari data itu, Anda bisa mengetahui kota di mana tingkat kematian lebih besar daripada kelahiran atau lokasi tempat 50 ribu orang meninggal karena polusi udara. Salah satu dari 9 kota tersebut adalah kota di Indonesia.

1.Linfen, China.
Kota ini merupakan kota paling berpolusi di seluruh dunia. Hidup di kota itu dalam sehari sama saja menghirup 3 pak rokok. Menurut Mother Nature Network, pakaian yang dijemur bahkan sudah hitam sebelum kering. Polusi di sana disebabkan asap mobil dan limbah industri.

2. Los Angeles, Amerika Serikat.
Menurut American Lung Association, polusi ozon paling banyak di kota yang terletak di California ini. California Air Resourches Board menyebutkan ada 18 ribu orang mati sebelum waktunya karena polusi udara.

3. Niger Delta, Nigeria.
Kalau dirata-rata, sepanjang tahun terjadi 300 tumpahan minyak di sini. Selama 50 tahun, sudah terjadi tumpahan minyak sebanyak 9 hingga 13 juta tong oil. Sungai dan kehidupan marga satwa di sana sudah rusak akibat terkontaminasi minyak. Sekitar 90 persen kebocoran minyak disebabkan oleh pencuri yang menjebol pipa, demikian menurut Shell.

3. London, Inggris.
Polusi udara di London disebabkan oleh kendaraan bermotor, pabrik, agrikultur, dan rumah tangga. Karena polusi udara, umur penduduk disana terpangkas sekitar 9 tahun dengan sekitar 50 ribu orang meninggal akibat polusi udara.

4. Dzerzhinsk, Rusia.
Antara 1930 hingga 1998, Dzerzhinsk merupakan tempat pembuangan 300 ribu ton limbah kimia sisa produksi senjata. Sebanyak 300 ribu orang terpapar oleh polusi akibat bahan kimia tersebut. Menurut Mother Nature Network, pada tahun 2003, tingkat kematian di kota ini lebih banyaj 260 persen ketimbang jumlah kelahiran.

5. Phoenix, Amerika Serikat.
Daerah Phoenix-Mesa-Scottsdale terpolusi oleh debu, jelaga, dan aerosol. Partikel polusi selalu ada sepanjang hari.

6. Bandung, Indonesia. Citarum merupakan sungai paling berpolusi di Bumi. Padahal, sekitar 5 juta orang hidup di dekat sungai tersebut dan mengandalkan Sungai Citarum sebagai sumber air.

7. La Oroya, Peru.
Sekitar 35 ribu penduduk La Oroya merasakan dampak polusi timah, seng, tembaga, dan sulfur dioksida dari sebuah perusahaan pertambangan dan perikanan. Menurut Time, 99 persen anak-anak di sekitar pertambangan memiliki darah yang terpapar jauh dari level normal.

8. Danau Karachay, Rusia.
Tempat pembuatan senjata nuklir milik Rrusia ini membuat lokasi ini memiliki polusi radioaktif dengan level yang mematikan apabila seseorang terpapar selama 1 jam.

Sumber: Huffington Post
Selengkapnya...

5 Jul 2012

EVEREST "gunung sampah"



Selama 60 tahun, para pendaki mencampakkan peralatan dan sampah mereka kala menuju puncak Everest, terlebih di "zona kematian" yang minim oksigen pada ketinggian di atas 8.000 meter. Di sini, menanggalkan beberapa kilogram bawaan akan menghemat energi berharga.

Beberapa tahun belakangan, pencairan es menampakkan tangki oksigen serta perangkat lain yang membeku. Walaupun setiap tahun berton-ton sampah disingkirkan dari base camp, musim semi tahun lalu kelompok Extreme Everest Expedition dan Eco Everest Expedition asal Nepal menurunkan tujuh ton sampah dari area atas, termasuk helikopter yang jatuh pada 1973.

Penduduk pun melakukan pengumpulan jasad di gunung suci ini. Sejak 1996, sekitar 80 pendaki meninggal di atas base camp. Pada Mei silam, jasad warga Swiss dan Rusia dipindahkan bersama sepasang lengan tak teridentifikasi, salah satunya berarloji. Sejak lama pengangkutan jasad dianggap tidak layak secara logistik, ungkap Linda McMillan dari International Mountaineering and Climbing Federation. Namun, karena lalu lintas di Everest semakin meningkat, keinginan untuk membersihkannya pun bertambah kuat.

Keterangan gambar:
Sherpa di Mount Evrest memilah sampah plastik, logam, serta bahan terbiodegradasi.

Oleh Peter Gwin
Foto oleh Cory Richards

Selengkapnya...